Pertemuan 4: Apa itu Normalisasi pada ERD
Normalisasi pada ERD adalah proses pengorganisasian data dalam model ERD untuk mengurangi redudansi atau data ganda dan meningkatkan integritas data. Proses ini biasanya dilakukan setelah ERD dibuat untuk memastikan model konseptual yang lebih baik dan efisien.
Tujuan utama normalisasi
- Mengurangi redudansi data: Normalisasi memecah tabel besar menjadi tabel-tabel yang lebih kecil dan lebih spesifik. Ini menghindari duplikasi data yang tidak perlu.
- Meningkatkan integritas data: Dengan menyimpan setiap data hanya di satu tempat, normalisasi memastikan bahwa semua informasi konsisten dan akurat. Perubahan pada satu data tidak perlu dilakukan banyak tempat.
- Menghilangkan anomali data: Normalisasi mencegah masalah yang dapat terjadi saat menyisipkan, menghapus, atau mengubah data, seperti anomali pembaruan, penghapusan, dan penyisipan.
- Mempermudah pengelolaan basis data: Struktur basis data yang lebih rapi dan logis membuat basis data lebih mudah untuk dikelola dan dikembangkan.
Normalisasi dan hubungannya dengan ERD
Normalisasi bukan bagian dari pembuatan ERD, melainkan langkan lanjutan yang dilakukan setelah ERD selesai dirancang. ERD adalah model konseptual yang menggambarkan entitas dan hubungan antar entitas. Normalisasi kemudian mengambil entitas entitas tersebut dan mengubahnya menjadi tabel-tabel yang terstruktur lebih baik sesuai dengan aturan normalisasi.
Berikut adalah tahapan normalisasi yang sering diterapkan:
1. Bentuk Normal Pertama (1NF): Memastikan setiap kolom (atribut) pada tabel memiliki nilai tunggal dan tidak ada grup data yang berulang. Ini sesuai dengan aturan bahwa setiap sel dalam tabel hanya berisi satu nilai.
2. Bentuk Normal Kedua (2NF): Memastikan tabel sudah dalam 1NF dan semua atribut non-kunci memiliki ketergantungan fungsional penuh pada primary key. Ini mencegah situasi di mana sebagian data tidak terkait langsung dengan seluruh kunci primer.
3. Bentuk Normal Ketiga (3NF): Memastikan tabel sudah dalam 2NF dan tidak ada ketergantungan transitif.Artinya, tidak ada atribut non-kunci yang bergantung pada atribut non -kunci lain.
Kesimpulannya ERD berfungsi sebagai cetak biru awal untuk menggambarkan entitas atribut, dan hubungan, sementara normalisasi adalah proses penyempurnaan desain login tersebut untuk menghasilkan skema basis data yang optimal dan efisien.
Komentar
Posting Komentar